headerphoto

Meraih cita-cita

Artikel yang bagus untuk meraih cita-cita, tulisan Regina Heskia diambil dr Media Indonesia, moga bisa menambah semangat untuk meraih cita-cita.

Cita-cita. Kata yang satu ini sepertinya sudah sangat familiar di telinga, bahkan sejak kecil kita sudah sering mendapatkan pertanyaan "kalau sudah besar, cita-citanya mau jadi apa?". Dan jawaban yang terucap sangat beragam, mulai dari ingin menjadi presiden, astronot, pilot, tentara, dan lain sebagainya. Sebenarnya, seberapa penting arti sebuah cita-cita? Apakah ia penentu sebuah kesuksesan? Atau sekedar penyemangat untuk menjalani kehidupan?

Cita-cita bukanlah sesuatu yang dibutuhkan untuk meraih kebahagiaan atau kesuksesan, melainkan untuk menggapai semua potensi diri yang dimiliki. Tanpa cita-cita maka seseorang akan sering tersesat dalam menjalani hidupnya tanpa petunjuk yang jelas. Cita-cita membuat seseorang  bisa berpikir apa yang diinginkannya dan membantu dalam pembuatan rencana untuk mewujudkannya. Jika diklasifikasikan, cita-cita terbagi menjadi dua, yaitu cita-cita pribadi dan juga cita-cita dalam karier. Namun pada dasarnya keduanya adalah sama.

Hidup terlalu pendek untuk dihabiskan dengan sia-sia tanpa tahu apa yang sebenarnya Anda inginkan. Jadi, sebelum menentukan sebuah cita-cita, tentukan dulu apa yang Anda inginkan, dan apa yang menjadi prioritas. Seringkali kita memilih sebuah cita-cita karena suatu hal yang harus dilakukan atau suatu hal yang diucapkan oleh keluarga atau orang-orang disekitar untuk kita lakukan. 

Agar semua cita-cita yang dibuat tidak berakhir sia-sia, ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab sebelum menentukan sebuah cita-cita atau tujuan hidup :

Seberapa besar prioritasnya?
Jika menurut Anda hal tersebut sangat penting, dan sepertinya energi yang dimiliki juga cukup besar untuk bisa menjalaninya, maka jadikanlah hal tersebut sebagai sebuah cita-cita yang harus terwujud dalam waktu 3 bulan ke depan.

Apakah saya bersedia untuk mengubah kebiasaan yang sudah dijalani selama ini untuk mencapai cita-cita tersebut?
Misalnya, citia-cita pribadi selama 3 bulan ke depan adalah menurunkan berat badan. Nah, pelajari apakah Anda bersedia untuk bangun lebih awal setiap pagi untuk berolahraga. Jika iya, maka jangan ragu untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Jika cita-cita tersebut tercapai, apakah saya akan bahagia?
Kalau Anda membayangkan hasilnya dan berakhir dengan senyuman, maka bisa dibilang ini adalah gambaran kebahagiaan yang juga akan Anda rasakan ketika berhasil mewujudkan cita-cita tersebut.

Jika semua pertanyaan di atas bisa terjawab dengan baik, berarti cita-cita tersebut adalah sebuah hal yang baik untuk Anda. Coba tantang diri Anda dengan berpikir untuk mewujudkan cita-cita yang selama ini sulit untuk diwujudkan. Lalu tanyakan pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan di atas. Jika tidak terjawab dengan baik, maka akan lebih baik jika mengizinkan diri Anda untuk memilih cita-cita lain yang kira-kira akan bekerja dengan baik.

 

 



Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://titanicknick.blogsome.com/2008/08/11/meraih-cita-cita/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.