Be a passenger

Setiap hari aku gambar peta jalanku, selama menyusurinya akulah pengemudinya. Akulah yang menentukan ke arah mana akan kususuri jalan itu, akulah yang menentukan kecepatan seperti apa yang akan kugunakan. Sampai akhirnya beberapa orang merusak peta jalanku. Aku begitu rapuh ketika tikungan tiba-tiba menikamku. Aku sebagai pengemudi merasa kehilangan kepercayaan yang selalu aku junjung dalam setiap perjalananku. Aku terdiam dalam ketakutanku. Ketakutan yang semestinya tak perlu aku risaukan. Sepanjang jalan yang kulai, baru kali ini aku benar-benar rapuh. Rapuh dilawan oleh rasa ketidakpercayaan. Aku seolah menjadi penumpang dalam peta jalanku, diam dengan beribu-ribu mil beban di pundakku. Tolong jangan bebani aku, aku hanya ingin kembali menjadi pengemudi untuk peta jalanku.
I always tell the truth even when i lie