headerphoto

Ini Bulan Juni

http://www.parteaz.co.uk/cms/files/Number%201%20Shaped%20Pinata.jpg

Ehmmm ini Juni, dan setelah itu Juli lalu agustus diakhiri selalu dengan Desember xixixixixi. Yups orang-orang tau itu, bahkan anak-anak yang sedang belajar bernyanyi lagu-lagu itu nama-nama hari pun sudah tau itu. Ada apa dengan Juni??? Begitu menginjakan angka 1 di bulan Juni, seperti sudah janjian orang-orang hampir memasang status suka cita menyambut Juni. Aaaaahhh bagiku setiap bulan kuanggap istimewa, apalagi pas awal bulan selalu aja ada kegiatan untuk membobol hehehehehe. Ya beruntung rekening sendiri yang dibobol, coba klo membobol bank milik orang, mungkin di setiap media massa akan dipasang headline gede-gedean *TITA SANG PEMBOBOL* :D

Awal yang baik kulangkahkan di bulan Juni, moga diakhiri dengan sesuatu yang indah juga, Amin…. Sebagian orang bertanya pada saya, ada apa dengan bulan Juni mu?? Saya sendiri juga ga tau, seingat saya, di agenda atau reminder tak ada tamu istimewa yang saya tunggu-tunggu sekian lama akan menjumpai saya atau sebuah kejadian yang tersimpan di memori saya membuat ingin mengulangi lagi moment itu, sama sekali tidak ada!! Entahlah, saya seperti kerasukan sebuah magic hehehehe bukan ketok magic ya, klo itu mah lagu dangdut *ari cinta kang sanes ketok magic* xixixixixi ibarat ada peri-peri kecil yang masuk ke tubuh saya, lalu membangkitkan aura-aura kebahagian. Alhamdulillah tiap hari saya tersenyum, dan ada saja orang-orang sekeliling saya yang membuat saya tertawa lalu bahagia. Aaaahh duniaku di awal Juni begitu indah, terlalu banyak orang-orang yang menginginkan saya tersenyum, senang, bahagia. Hatur nuhun Gusti Nu Agung… Yups, moga bulan keenam ini tak terlalu banyak kejutan yang tak diundang, Amien…. Selamat datang Juni.

 


For what


Terkadang sulit membedakan mana yang disebut persahabatan atau hanya sekedar teman ataupun status-status yang lainnya. Persahabatan tak pernah dibuat di atas kertas hitam ataupun putih lalu ditanda tangani kedua belah pihak menggunakan materai. Ketika seseorang datang ke kehidupan qta, diiringin obrolan ngalur ngidul tanpa topik yang ditentukan qta seolah menemukan seorang yang berbagi, maka bendera pertemanan pun qta kibarkan lebar-lebar. Lagi-lagi tak pernah ada perjanjian tertulis atas itu, ataupun sebuah ikrar yang diteriakan keras-keras pada dunia kalau qta berteman. Semua mengalir tanpa ada sebuah ikatan ataupun komiten, haruskan itu dipertanyakan??? Orang sering mempertanyakan sebuah status, tapi untuk pertemanan atau persahabatan terkadang orang jarang mempertanyakannya. Ketika seorang bertemu dengan orang yang nyambung atau istilahnya ngeklik, bendera pertemanan pun mereka kibarkan, tapi kenapa orang selalu salah mengartikan. Haruskan sebuah perjanjian itu dibuat, supaya orang tau klo itu bendera pertemanan dan orang tidak salah klaim. Aaaahhh otak manusia memang penuh dengan pertanyaan, kenapa hal itu terjadi karena pada hakikatnya manusia ingin hidup penuh dengan kepastian. Sebuah status mungkin membuat manusia bisa melangkah seperti apa yang mereka inginkan. Ya, setiap manusia ingin diberi kepastian, sebuah komitmen tanpa paksaan. And finally, a question is asked who we are?? Just friend, best friend or the others. Whatever we are, I thankful this moment cause I know that u.  



Aaaaaarrrrgggghhh


D*** lagi2 kekesalan mampir tanpa permisi, ya memang begitulah andai kekesalan ibarat tamu yang datang pergi mengucapkan salam atau meminta ijin ketika akan singgah mungkin sebagian manusia tak pernah berteriak AAAAAARRRRGGGHHH atau TIDAKK deelel. Sudah kususun rencana-rencana di pagi hari, kubangunkan semua nyawa2 yang sedikit terkantuk-terkantuk untuk tetap melek sampai rencana itu selesai, dan melihat matahari besoknya lalu memberi senyum untuk kembali menyusun rencana-rencana yang lain. Tapi, apa daya seorang kekesalan datang tak diundang. Dia sepertinya telah menitipkan itu pada setiap jiwa manusia, dan sedikit simpulan kasar langsung bisa ditarik bahwa semakin qta bertemu dengan sumber-sumber kekesalan akan semakin besar dia muncul, tidak mengenal waktu ataupun mengenal tempat halah…halah…halah…. Ok, selamat datang setumpuk kekesalan, silahkan mampir lalu ketika pergi ucapkan salam. AAAAAARRRRRGGGGHHHHH.



Mendadak centil


Hihihihi, senen kemaren mendadak centil nih, ah emang pada dasarnya pada centil kali yeeeh. Critanya sebelum pergi ke kampus, ada acara sesi pemotretan dulu di studio. Alhasil bakat terpendam jadi model, senen malem kemaren terbukti. Awal2 sih bakat itu ga dimunculin, kasian ntar abis qta pemotretan tiba-tiba photografernya langsung nyodorin suruh teken kontrak bwt model majalah, gubrak hehehehehe. 

Ini salah satu hasil aksi qta di depan kamera. Simple bgt kan, ga pake acara dress kode segala, senyum juga apa adanya, tapi terlihat manis kan hihihihihihi. Oh ya, sekarang aku kenalin model2nya ya, disitu ada My little Mom namanya Buput (kanan bawah), disebelahnya ada Teh Fera, dilanjut sama Neng Asti. Nah sekarang ke atas, disebelah kiri ada Aw. Nah disebelahnya, ada Neng Tita, yang punya jurnal. Model2 itu, adalah sahabat2 aku di kampus plus di kantor, thx udh mewarnai duniaku. Ehm..Klo mo liat hasil jepretan yang lain kesini aja ya.



Keep Fight

Fiiiuhhhh, minggu ini semangat kerja menurun. Gini nih klo tiba2 dateng masalah, ampe semangat kerja menurun trs yg lebih parahnya senyum juga lupa hihihihihihihihi. Untung tadi pagi seorang temen mengingatkan saya di YM, setidaknya dia memberi saya semangat dengan mengirim pesan ini :

Senyum simpul itu kini tersungging di wajahmu
Setelah lama tak pernah ku lihat itu
Namun kini senyum itu kembali hadir
Membuat hati ingin bersorak
Tlah lama ku nantikan masa itu
Masa dimana ada tawa menghias wajahmu
Masa dimana ada ceria terpancar dari wajahmu
Masa yang lama ku nanti
Hanya sekedar tuk melihat rekahnya senyuman yang kan menghias wajahmu
Lepaskanlah kawan,,,,,,,
Lepaskan gelisah yang teronggok di dasar jiwa
Biarkan ia melebur bersama duka
Hanya dengan senyummu jiwa kembali ceria
Hanya dengan senyummu semua kan bersuka 

 

World i am ready to fly, i will give a big smile to start my day.



It is time to talk

My simple world I am coming, today I want to say thank to new people who come to my simple world. Key, It is my simple world, I never close my door to people who try to come in my world. God. Thank it is beautiful gift for me. It makes me smile, makes a colorful to my life,  I get more spirit after I know their. Maybe God have answered my praying, God want my life to be colorful. I open my world and I give big hug for their. Welcome to my simple world key, hope u like it, I am trying to give more colors. Maybe they will give it. I think my world doesn’t have something special for some people but it is my world. I just open it to people who know who I am. When they try to open it, i am sure they are the best person who care to me. They want to know who I am, to give more colors, to share about their life, to introduce their world. I never force their to come and like it. I am free about that. If u come to my world to hurt me, sorry I don’t permit it. Please don’t disturb my world.

I also want to thank who visit my journal, who read it, who leave a comment to my simple writing. Hope they enjoy in my simple journal. It is journal about my life, my happiness, my sadness, my world, and my dream. If u want to share about it, i always open it. I think writing is one way to share about it. For your information, now there are many friends who try to make blog to share about it. Lets share your life key.

To all new friends, I say welcome to my simple world. I know they love and care to me. Thx they give more colors to my life.



Menyelami Nilai Persahabatan

Tadi siang aku coba cek email intern, ternyata ada 1 mail dr sahabatku. Ya lumayan bwt renungan, ini kirimannya, ga ada proses editnya, langsung copy-paste emoticon

Salah satu hal yang paling saya syukuri dalam hidup ini adalah
memiliki begitu banyak sahabat. Mungkin terkesan amat klise namun
ijinkanlah saya berbagai cerita tentang pengaruh para sahabat saya.
Mereka tidak hanya membuat saya makin baik dari hari ke hari tetapi
senantiasa menyemangati saya ketika saya sedang patah semangat. Tak
terbayangkan apa jadinya hidup ini tanpa mereka. Saat-saat senang,
bisa kami nikmati bersama sehingga kegembiraan itu berlipat ganda
nilainya. Begitu pun saat-saat susah, kami saling berbagi, saling
memberi semangat dan saling mendoakan sehingga beban hidup pun
berkurang beratnya.

Sahabat-sahabat saya sangat mempengaruhi pola pikir saya. Sebagian
dari mereka bahkan usianya jauh di atas saya. Itulah yang terkadang
membuat sebagian orang terkadang mencap saya terlalu cepat dewasa.
Bagi saya, itu sah-sah saja. "Lagipula tak ada salahnya kita lebih
cepat dewasa daripada terlambat dewasa," begitu nasihat seorang
sahabat saya.

Sahabat-sahabat saya membuat saya lebih bergairah dalam mengarungi
hidup ini. Jelas sekali bagi saya kalau kesuksesan hidup sangat
tergantung pada bantuan dan dukungan orang lain, terutama mereka yang
paling dekat dengan kita (baca: sahabat). Itulah sebabnya pakar
hubungan antar manusia, Les Giblin pernah mengatakan 90 persen
kegagagalan dalam kehidupan seseorang adalah karena gagal dalam
membina hubungan baik dengan orang lain. Sebuah penelitian bahkan
mengatakan kalau kesuksesan seorang salesman 85 persen ditentukan
oleh kemampuan berhubungan baik dengan orang lain ( people knowledge)
dan hanya 15 persen ditentukan oleh pengetahuan tentang produk (
product knowledge).

Meski pun hampir semua dari kita menyadari bahwa kita perlu orang
lain toh tetap saja terkadang kita bertingkah sebaliknya. Tampaknya
benar bahwa setiap manusia cenderung egois, lebih tertarik kepada
dirinya sendiri dibandingkan orang lain. Setiap orang ingin merasa
dirinya penting, berharga dan punya nilai. Inilah yang membuat kita
terkadang susah membina sebuah persahabatan. Tidak berlebihan kiranya
kalau mentor saya, Pak Andrie Wongso pernah berpesan, "Salah satu hal
yang paling sulit dilakukan adalah merendah di hadapan orang lain."
Ya, kerendahan hati seolah menjadi "barang langka".

Ada sebuah pepatah bijak yang kiranya bisa menjadi acuan bagaimana
kita bisa membina hubungan baik dengan orang lain: Aku pergi keluar
mencari sahabat, tak kutemukan satu pun. Aku pergi keluar untuk
menjadi sahabat, kutemukan sahabat di mana-mana. Ya, cara mencari
sahabat adalah dengan menjadi sahabat terlebih dahulu bagi orang
lain. Belajarlah menghargai orang lain dan memahami sudut pandangnya.
Buatlah orang lain merasa nyaman ketika berada dekat kita.

Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan belajar
mendengarkan. Mendengarkan tidak sama dengan mendengar. Mendengar
hanya membutuhkan telinga tetapi mendengarkan membutuhkan telinga,
hati dan pikiran. Dale Carnegie bahkan menegaskan, "Anda bisa
memiliki lebih banyak teman dalam waktu 2 minggu dengan menjadi
pendengar yang baik daripada 2 tahun dengan berusaha membuat orang
lain tertarik kepada Anda." Itulah sebabnya Frank Tyger menyatakan
kalau persahabatan sejati terdiri dari telinga yang mau mendengarkan,
hati yang mau memahami dan tangan yang siap menolong. Terkadang saya
berpikir, kalau dalam hidup ini kita mau belajar untuk saling
mendengarkan rasanya jumlah konflik bisa kita minimalisir.

Hal yang juga penting dalam membangun sebuah persahabatan adalah
ketulusan. Berbuat baiklah kepada orang lain semata-mata karena ia
adalah manusia. Bukan karena kita mengharapkan sesuatu darinya.
Ketulusan memang sulit dibuktikan. Ia biasanya hanya akan terlihat
seiring perjalanan waktu. Bahkan kerap terbukti ketika yang
bersangkutan telah tiada.

Ketulusan memang lebih mudah diucapkan dan dituliskan daripada
dipraktekkan sebab ia berasal dari lubuk hati yang paling dalam, yang
hanya memberi dan tak pernah berharap akan mendapatkan balasan.
Sesungguhnya, dalam sebuah hubungan hanya ada 2 aktivitas utama:
mengambil atau memberi ( take or give). Kalau kita senantiasa
memberi -apalagi dengan penuh ketulusan- cepat atau lambat kita akan
menerima balasannya meski kita sendiri barangkali tidak pernah
mengharapkannya. Itu hukum mutlak yang sulit dibantah!

Pemberian yang saya maksudkan di sini tidak hanya berupa materi. Kita
bisa memberi waktu, perhatian bahkan senyuman kepada orang lain.
Seorang sahabat malah berujar kalau senyuman adalah lengkungan kecil
yang bisa meluruskan banyak hal. Senyuman bisa seketika mencairkan
hubungan yang beku. Lagipula untuk tersenyum kita hanya memerlukan 14
otot dibandingkan untuk cemberut yang membutuhkan 72 otot.

Jika ketulusan masih sulit untuk dipraktekkan, coba hayati nasihat
dari seorang Mahaguru Kebenaran, "Segala sesuatu yang kamu kehendaki
supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada
mereka." Kalau kita ingin orang berlaku jujur terhadap kita,
hendaklah kita yang mulai berlaku jujur terhadap mereka.

Selanjutnya, belajarlah menerima perbedaan yang ada. Jangan
memaksakan orang lain menjadi seperti kita. Ingatlah bahwa setiap
manusia adalah unik. Dan, seperti kata Henry Ford, "Sahabat terbaik
saya adalah orang yang dapat membuat saya menjadi yang terbaik".
Bukan menjadi seperti dirinya!

Rsahabatrd Exley pernah menulis sebuah syair indah mengenai
persahabatan. "Sahabat sejati adalah orang yang mendengar dan
memahami saat Anda membagikan perasaan Anda yang terdalam. Dia
mendukung pada saat Anda berjuang; mengoreksi dengan lembut dan penuh
kasih pada saat Anda berbuat salah; serta mengampuni pada saat Anda
gagal. Seorang sahabat sejati mendorong Anda bertumbuh menuju potensi
maksimal Anda. Dan yang paling mencengangkan, dia merayakan
keberhasilan Anda seperti keberhasilannya sendiri," kata Rsahabatrd.

Ya, kehadiran sahabat akan membuat hidup kita makin bernilai.
Terkadang, tanpa disadari, kita telah memiliki semacam jaringan
persahabatan yang kalau terus-menerus kita bangun jaringan ini akan
semakin bertambah luas dan kuat. Bahkan, bukan tidak mungkin ini akan
bisa menjadi sebuah jaringan bisnis yang kokoh di kemudian hari.
Siapa tahu? ***

Sumber: Menyelami Nilai Persahabatan oleh Paulus Winarto. Paulus
Winarto adalah pemegang dua Rekor Indonesia dari MURI (Museum Rekor
Indonesia), yakni sebagai pembicara seminar pertama yang berbicara
dalam seminar di angkasa dan penulis buku yang pertama kali bukunya
diluncurkan di angkasa.



Bubar…

Niat pengen bubar ma temen2 kul, ahirnya kesampean juga sabtu kemaren. Yup, sabtu kemaren qta jadi bubar di cawit klo dipanjangin cabe rawit daerah teuku umar. Makanannya lumayan enak2 & bikin kenyang bgt cuma seharga Rp 2* rb (*sensor). Tapi sayang ga hadir satu klas full, coz udh punya acara sendiri2, tapi lumayan mengobati rasa kekangenan yang udh hampir 2 taun ga ketemu. Banyak yang berubah dari temen2 mulai dari status, penampilan, dll. Yup, termasuk aku juga, yang kata temen2 mengalami perubahan secara fisik tapi tidak untuk status hiks..hiks..hiks.. Ada celoteh yang bilang aku n’dutan (*berat badan naik), yup aku tak menampik memang itu benar!! Sejak pindah kerja di t4 yang bikin betah ini, berat badan emang naik 2 kg, trs celoteh lain ngomong klo dengan naiknya berat badan, body aku jadi ngebentuk, huehuehuehuehue jadi malu, ga sia2 dunk tiap jum’at OR di sabuga bareng ibu2 kwekwekwekwekwekwe yang kadang2 suka diomelin ma O* gara2 ga mandi di rmh. satu lagi celoteh, yang bilang katanya aku dewasa!! Ya aku terima celoteh mereka sebagai cerminan diri aku. Back to acara bubar!!! bubar kmrn ngumpulin 17 orang ce & co, ya jumlah yang lumayan bnyk ditambah 1 co gandengannya ** (*lagi2 sensor), tempatnya enak bgt, menu juga lumayan enak. Aku baru pertama kali masuk ke t4 itu, padahal tiap hari klo diajak makan kluar sering tuh lewat, tapi ga ngeh klo qta bakal bubar dsana. Yang penting rasa kangen bisa terobati walau hanya beberapa jam, thx ya my friends. Abis lebaran qta obati lagi ya rasa kangennya, mdh2an semua bisa dateng.



Kangen..

Senen kmrn kampus sekaligus t4 kerjaku udh mulai rame coz penghuni kampus udh mulai masuk lg. Wah senangnya jd mahasiswa, jd inget jaman kul dulu, abring kesana-abring kesini. Pa kabarnya ya mereka? ampir 1 tahun qta ga ketemu. Ada yg kul lg, ada yg udh nikah, ada yg kerja, wah macem2. Pokoknya kangennnnnnnnnnn 100000000x   emoticon



Inbox membludakkkkk

Pernah ngerasain ga gmn keselnya nunggu balesan email dr temen special ?? Apalagi yg ditunggu bukan hitungan jam lagi tp berhari-hari, berminggu-minggu (*1000-250:5-20-30 sama dgn) emoticon Yup baru 2 minggu ini, aku dibikinin alamat email intern, padahal udh lama bgt tuh request ke org IT nya tp baru dikasih uuh..uuh..emoticon alhasil aku pake akun yahoo bwt berkirim2 email yang kadang2 loading klo receive messagenya terlalu gede. Nah td pagi pas baru buka kompie, trs cek email intern ternyata di inbox sdh membludak kiriman email dr A*** (*sensor) tp isinya ga ada balesan email aku, sepintas aku liat judulnya 50% tentang info2 dan 50% nya gambar2, loh ko ???emoticon klo balesan emailnya mana ko ga ada, uh sebel, katanya lg busy tp msh sempet kirim2 email yg kaya gituemoticon tp bagus denk gambar2nya, maaf yaemoticon